Perkuat Sinergi Industri, Unkriswina Sumba Lakukan Audiensi dan Penjajakan Kerja Sama dengan PT Muria Sumba Manis

WhatsApp
Facebook
Twitter
Telegram

WANGA, SUMBA TIMUR – Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi strategis dengan dunia industri. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan kerja dan audiensi bersama PT Muria Sumba Manis (MSM) yang dilaksanakan di kawasan operasional PT MSM, Wanga, pada Rabu (01/04/2026).

Delegasi Unkriswina Sumba dipimpin langsung oleh Rektor, didampingi oleh jajaran Pembantu Rektor, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, serta Bidang Kerja Sama. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Managing Director PT MSM, Bapak Budi Hediana, beserta jajaran pimpinan perusahaan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun komunikasi serta membuka peluang kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor industri. Fokus utama dari audiensi ini adalah penyelarasan pengembangan sumber daya manusia dengan kebutuhan industri nyata, serta penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan terbuka, kedua belah pihak saling berbagi informasi mengenai kontribusi institusi masing-masing. Pertemuan ini mencerminkan komitmen kuat untuk menjalin hubungan kolaboratif yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan di Sumba Timur.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan Unkriswina Sumba diajak untuk meninjau langsung area pabrik dan perkebunan. Dalam kesempatan tersebut, pihak PT MSM memberikan penjelasan mendalam mengenai sarana dan prasarana yang dimiliki, serta memaparkan proses budidaya tebu secara komprehensif, mulai dari tahap penanaman hingga pengelolaan hasil produksi.

Melalui kunjungan ini, Unkriswina Sumba menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan dan keterbukaan yang diberikan oleh PT MSM. Kemitraan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan yang mampu mendorong inovasi, mendukung pengembangan pendidikan, dan memperkuat pertumbuhan industri di wilayah Sumba Timur secara luas.