KECAMATAN MATAWAI LA PAWU, 26 April 2026 – Suasana Desa Katiku Tana tampak berbeda dari biasanya. Puluhan mahasiswa Unkriswina Sumba yang tergabung dalam program Latihan Lanjutan Kepemimpinan Mahasiswa (LLKM) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tampak melebur bersama warga dalam sebuah kolaborasi yang inspiratif. Rangkaian acara selama 4 hari ini diawali dengan pembukaan resmi oleh Pembantu Rektor 3 di aula GKS Jemaat Payeti pada 23 April 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan keberangkatan seluruh rombongan mahasiswa menuju lokasi pengabdian di Desa Katiku Tana selama 4 hari dari tanggal 23-26 april 2026.

Kegiatan yang bertajuk “Meningkatkan Kepemimpinan Mahasiswa yang Berintegritas dan Berinovasi untuk Membangun Desa Berkelanjutan” ini bukan sekadar pelatihan formal di atas kertas. Para mahasiswa ditantang untuk turun ke lapangan, menyerap aspirasi warga, dan membedah persoalan desa melalui kacamata analisis sosial yang kritis namun solutif.
Puncak acara ditandai dengan presentasi hasil temuan lapangan di hadapan para tokoh masyarakat. Tidak berhenti pada ide, aksi nyata dilakukan dengan menanam pohon di area strategis desa. Langkah ini merupakan simbolisasi dari semangat “Sumba Hijau”—sebuah komitmen untuk menjaga kelestarian alam di tengah tantangan perubahan iklim.
Acara yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan ini ditutup secara resmi oleh Kabag Kemahasiswaan Unkriswina Sumba, Ibu Anggreni Bernabas, S.H. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti pemateri Bapak Deni Karunggulimu, S.H., serta pimpinan lembaga mahasiswa SMU dan BPMU, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci utama pembangunan desa.
Rangkaian kegiatan dalam acara tersebut yaitu:
1.Laporan Ketua Panitia (Laporan Pertanggungjawaban)
”Siprianus Umbu Selaku ketua panitia menyampaikan Laporan panitia bukan sekadar angka kehadiran, melainkan tentang dampak. Selama kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar memimpin diri sendiri, tetapi belajar memahami denyut nadi kehidupan masyarakat Desa Katiku Tana. Kami telah merangkum persoalan dari sektor sosial hingga lingkungan menjadi draf rekomendasi solusi yang kami harap dapat menjadi referensi bagi pemerintah desa dalam menyusun program kerja ke depan.”
2. Pesan Inspiratif Pemateri (Bapak Deni Karunggulimu, S.H.)
”Kepemimpinan tanpa integritas adalah kompas tanpa jarum; ia tidak akan membawa kita ke mana pun. Di hadapan masyarakat Katiku Tana, saya melihat bibit-bibit pemimpin masa depan yang berani jujur pada realitas. Pesan saya kepada mahasiswa: teruslah berinovasi, namun jangan pernah mencabut akar etika dan nilai-nilai kemanusiaan dari dalam diri kalian.”
3. Sambutan Ketua SMU (Alfan Pindi Amah)
”Mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat, dan hari ini kami membuktikannya. Melalui penanaman pohon ini, kami menitipkan ‘napas’ bagi masa depan Sumba. Kami ingin menunjukkan bahwa intelektualitas mahasiswa harus berdampak pada kelestarian alam dan kesejahteraan sosial. Terima kasih Desa Katiku Tana telah menjadi laboratorium kepemimpinan bagi kami.”
4. Sambutan Kepala Desa Katiku Tana (Bapak Umbu Kalikit Nggamu)
”Kehadiran adik-adik mahasiswa Unkriswina membawa semangat baru bagi perangkat desa dan warga. Masukan dan solusi yang dipresentasikan tadi sangat logis dan menyentuh persoalan mendasar kami. Kami merasa sangat terbantu, terutama dengan aksi penghijauan yang dilakukan. Ini adalah teladan nyata bagi pemuda di desa kami bahwa membangun desa bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti menanam pohon.”
5. Sambutan Penutup Kabag Kemahasiswaan (Ibu Anggreni Bernabas, S.H.)
”Universitas bukan menara gading yang menjauh dari masyarakat. Melalui LLKM dan PKM ini, Unkriswina Sumba menegaskan posisinya sebagai mitra pembangunan desa. Saya sangat bangga melihat mahasiswa mampu menjaga ketentraman dan kenyamanan selama berkegiatan di sini. Dengan menanam pohon dan menanam ide, kalian telah menunjukkan kualitas pemimpin yang berintegritas. Dengan ini, seluruh rangkaian kegiatan resmi saya nyatakan ditutup.”













