LITURGI IBADAH SENIN UNIVERSITAS KRISTEN WIRA WACANA SUMBA “KASIH KARUNIA ALLAH MEMBERI DAYA JUANG DALAM KELEMAHAN” || SENIN,09 MARET 2026

WhatsApp
Facebook
Twitter
Telegram

PERSIAPAN IBADAH

  • Pelayan mempersiapkan diri dan berdoa bersama.
  • Civitas akademika mengambil saat teduh dan mempersiapkan diri untuk beribadah kepada Tuhan.
  • Pembakaran lilin Minggu Sengsara IV (“Saat ini kita telah memasuki Minggu IV Kesengsaraan Kristus. Dalam masa ini, kita diteguhkan untuk terus sepenuhnya bersandar kepada pemeliharaan Allah dalam segala siklus hidup kita. Dekapan kasih-Nya menjadi harapan yang hidup dan penopang yang kokoh ketika keadaan yang kita hadapi tak baik-baik saja. Tetaplah memandang kepada-Nya, karena Dia adalah Allah yang tak pernah memalingkan wajah-Nya dari segala pergumulan yang kita hadapi”)

PANGGILAN BERIBADAH

(diiringi dengan instrumen musik rohani yang lembut)

P     :   Kekasih Tuhan, dalam ibadah saat ini, kita perlu jujur bahwa diri kita dan orang yang duduk di sebelah kiri kanan kita tak datang hanya sebagai dosen, pegawai, mahasiswa yang memiliki tanggung jawab mengabdi, mengajar, belajar, berkarya, atau pun melakukan segenap peran di lembaga ini. Lebih dari itu, kita datang sebagai manusia yang dalam dirinya memiliki berbagai pergumulan, keresahan, kelemahan, rahasia suka duka, juga harapan yang terus kita doakan. Semoga ruang persekutuan ini menjadi perjumpaan yang ramah, yang membuat kita merasa tidak sendiri oleh karena rahmat Allah menyapa kita di tengah segala beban kita. Meski kehidupan kita tak selalu mudah dan berkali-kali membuat kita ingin menyerah, tetapi kasih karunia Allah selalu menghembuskan harapan hidup untuk kita tetap berdaya dan tak berhenti berjuang. Mari tetap memuji Tuhan, sumber kekuatan dan keselamatan kita.

(Jemaat berdiri)

“HATIKU PERCAYA”

Tuhanlah kekuatan dan mazmurku
Dia gunung batu dan kes’lamatanku
Hanya pada-Mu hatiku percaya
Kaulah menara dan kota perlindungan

Ku mau s’lalu bersyukur
S’bab cinta-Mu padaku
Takkan pernah berubah
Hatiku percaya

Walau bumi bergoncang
Gunung-gunung beranjak
Namun, kasih setia-Mu
Tak pergi dariku

VOTUM DAN SALAM

P      :   Ibadah Keluarga Besar Civitas Akademika Unkriswina saat ini ditahbiskan dalam pengakuan bahwa pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, yang memelihara kesetiaan-Nya sampai selama-lamanya, dan tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Kasih karunia dari Allah Tritunggal menyertai kita sekalian.

P&J:   Amin.

(Jemaat duduk)

LITANI KASIH KARUNIA ALLAH MEMBERI DAYA JUANG DALAM KELEMAHAN

(diiringi dengan instrumen musik rohani yang lembut)

P     :   Ya Tuhan, Allah yang hati-Nya penuh belas kasih, saat ini kami menunduk dalam hadirat-Mu. Hati kami memelas akan pertolongan-Mu. Kami ingin jujur di hadapan-Mu tentang banyak hal yang rasanya diam-diam kami tanggung seorang diri. Tubuh kami yang lemah, harus mengemban berbagai tanggung jawab yang tidak sedikit dan memenuhi berbagai tugas sesuai posisi kami dalam lembaga ini. Di samping itu kami masih harus memikirkan pergumulan kehidupan pribadi kami yang juga terkadang menekan berat. Hikmat kami yang terbatas banyak kali tak mampu menemukan jawaban atas persoalan dan pergumulan yang kami hadapi. Hati kami kecut dan hilang harapan, ingin berhenti menjalani hari-hari yang rasanya pahit dan gelap. Tuhan, dalam kelemahan kami ini, tolonglah kami.

J      :   ( Ku Tak Dapat Jalan Sendiri )

Ku tak dapat jalan sendiri
Tuhan tolonglah daku
Biarlah sinar-Mu menerangiku
S’bab ku tak dapat jalan sendiri

P     :   Ya Tuhan, Penolong kami. Kami tak dapat maju sendiri melalui jalan di depan kami yang tidak pasti. Hanya oleh kasih karunia-Mulah kami masih dapat bertahan hingga detik ini. Pada masa yang kami rasa tak ingin lagi melanjutkan keseharian kami, kami dikejutkan oleh rahmat-Mu yang menyentuh kami; membantu kami untuk memulai berjalan kembali langkah demi langkah. Kami belajar bahwa dalam kelemahan kami, kuasa-Mu justru paling terasa meraih dan menumpu kami untuk berjuang lagi. Kami belajar bersandar bukan pada harapan kami akan hari esok yang lebih baik, tetapi pada cinta penyertaan-Mu yang terus ada bahkan ketika hari esok tetap kelam. Tuhan, tolong jangan pernah tinggalkan kami sendirian. Kehadiran-Mu, rahmat kasih karunia-Mu, cukup bagi kami.

J      :   ( Ku Tak Dapat Jalan Sendiri )

Ku tak dapat jalan sendiri
Tuhan tolonglah daku
Biarlah sinar-Mu menerangiku
S’bab ku tak dapat jalan sendiri

P&J:   Ya Tuhan, Sahabat kami yang baik, biarlah kasih karunia-Mu memberi kami daya juang untuk bertahan dan tetap berkarya meski dalam kelemahan kami. Pakailah kelemahan kami menjadi ruang di mana kuasa-Mu dinyatakan. Biarlah kuasa-Mu turun menaungi kami dengan lembut, sehingga kami tak patah dan menyerah melainkan berserah dalam kelemahan kami kepada rahmat-Mu. Sebab kami percaya, Engkau adalah Allah yang setia, yang senantiasa menopang kehidupan kami. Amin.

“ENGKAULAH PERISAIKU”

Engkaulah perisaiku
Saat badai hidup menerpaku
Firman-Mu di dalamku
Tenangkan jiwaku

Ku ‘kan berdiri di tengah badai
Dalam kekuatan yang Kau berikan
Sampai kapan pun ku ‘kan bertahan
Karena Yesus selalu menopang

Ku ‘kan bertahan di dalam tekanan
Dengan kekuatan yang Kau berikan
Sampai kapanpun tak tergoyahkan
Karena Yesus selalu menopang hidupku

PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN (PDT. ALVIANA NIA DOMINGGUS, S.TH. – GKS PADADITA)

  • Doa Epiklese
  • Pembacaan Alkitab: 2 Korintus 12:9

(diakhiri dengan mengatakan: Demikianlah Firman Tuhan. Diberkatilah setiap orang yang membaca, merenungkan, dan memelihara Firman Tuhan dalam hidupnya. Haleluya.”)

  • J      : ( Menyanyi “Haleluya ) Haleluya.. Haleluya.. Haleluya..
  • Khotbah

DOA SYUKUR & SYAFAAT

PERSEMBAHAN

P     :  Kekasih Tuhan, setiap berkat yang kita terima hari ini—napas kehidupan, kesehatan, pekerjaan, kesempatan belajar dan melayani—semuanya berasal dari Tuhan yang setia. Tidak ada yang benar-benar milik kita; kita hanya dipercayakan untuk mengelola apa yang Tuhan anugerahkan. Oleh karena itu, marilah kita memberi dengan sukacita sebagai wujud syukur akan kesetiaan Allah yang selalu menyertai kehidupan kita.

♫ ”ALLAH SANGGUP” ♫

Apa yang tak pernah dilihat mata
dan tak pernah didengar telinga
yang tak pernah timbul di dalam hati
Semua disediakan bagi yang mengasihi Dia

Allah sanggup
melakukan segala perkara
Dulu, sekarang dan selamanya
Kuasa-Nya tak berubah

PENGUTUSAN DAN BERKAT

(Jemaat berdiri)

P      :  Kekasih Tuhan, kita akan kembali dalam ruang ibadah keseharian kita, berkarya dengan rahmat Allah meski kehidupan yang kita jalani tak selalu memberi jaminan yang baik. Apa yang telah kita terima dan doakan hari ini kiranya tidak berhenti di dalam gedung ini, tetapi hidup dalam setiap langkah kita. Sekarang, arahkanlah hati kita dan terimalah berkat Tuhan. “Kiranya kehidupanmu senantiasa dikejutkan oleh rahmat Allah dalam kuasa Kristus yang tak pernah berhenti menopangmu, serta penyertaan Roh Kudus senantiasa memberimu daya untuk terus berjuang dan berkarya dalam hidup ini. Allah Tritunggal dalam kasih karunia yang besar senantiasa bersamamu dari sekarang sampai selama-lamanya.”

J      :   ( Menyanyi “Amin” ) Amin.. Amin.. Amin..

NKB 201:1,2 ”DI JALAN HIDUPKU”

Di hidupku ‘ku ada sobat yang setia,
yang s’nantiasa berjalan sertaku;
masa gelap dibuat-Nya terang ceria,
itulah Yesus, Jurus’lamatku.

Ref.:
Ku tak cemas ‘kan jalan yang naik turun
lewat lembah dan gunung yang terjal;
sebab Tuhan berjalanlah di sampingku,
memimpinku ke neg’ri yang kekal.

O kasih-Nya besarlah tiada taranya,
dengan rela Dia mati bagiku;
kepada-Nya ku s’rahkan jiwa dan raga,
sejak itu Dia bimbingku s’lalu.

TIM PELAYANAN KAMPUS MENGUCAPKAN,
“SELAMAT BERKARYA DALAM RAHMAT TUHAN,
ALLAH YANG BAIK MENOPANG KITA SELALU!”