Unkriswina.ac.id

Switch to desktop Register Login

PKM OLEH PRODI PETERNAKAN - Maret 2018 s/d Juni 2018

Penguatan Model Peternakan Rakyat Berbasis Lokal

Maret 2018 s/d Juni 2018

Suatu dinamika kehidupan dalam perguruan tinggi yang terintegrasi di dalam konsep perilaku Tri Dharma Perguruan Tinggi yang membangun komitmen yang berkompetensi untuk mewujudkan suatu kehidupan berwawasan intelektual berwawasan nalar yang tinggi tetapi semuanya itu perlu implementasi untuk mengembangkan diri guna membangun jati diri dalam pangabdian kepada masyarakat sumba secara khusus dan bangsa Indonesia secara umum.
Desa Kadumbul merupakan salah satu dari 7 desa di wilayah Kecamatan Pandawai Desa Kadumbul Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur dan terletak kurang lebih 56,1 Km dari Kota Waingapu. Batas wilayah sebelah Utara berbatasan dengan Laut, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Kotak Kawau, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Wanga, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Palakahembi. Desa ini memiliki topografi daerah yang rata, sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, peternak, buruh tani dan nelayan. Mata pencaharian tersebut juga dipakai untuk menunjang biaya pendidikan anak-anak mereka. Desa Kadumbul terdiri dari 4 dusun dan dusun Wera adalah salah satu dusun yang terletak disana dengan luas lahan basah kurang lebih 200 Ha. Sebagian besar wilayahnya adalah dimanfaatkan sebagai tempat tanamam pangan dan peternakan untuk menopang ekonomi masayarakat.
Kondisi kesehatan ternak yang masih rendah, ketersediaan hijauan makanan ternak yang masih sangat terbatas serta sistem manejemen pemeliharaan yang kurang optimal, seleksi genetika yang tidak terkontrol, merupakan dinamika persoalan konkrit di bidang peternakan yang di hadapi masyarakat peternak pada umumnya. Kondisi ini sangat membutuhkan tindakan konkrit serta keseriusan dalam mengatasi kendala-kendala tersebut.
Kehadiran Program Studi Peternakan, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba merupakan bagian integral dari masyarakat umum serta sebagai pencetus generasi muda NTT khususnya
yang dikatakan sebagai agen perubahan merupakan sumber insani pembangunan nasional dimasa mendatang, diharapkan mampu membawa suatu perubahan nyata sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap pembangunan peternakan.
Mencermati hal di atas, maka Program Studi Peternakan yang didalamnya terdapat bidang pengabdiaan pada masyarakat merasa perlu hadir dan bertindak sebagai bagian dari masyarakat peternak yang berkarakter intelektual untuk menghasilkan karakter peternak yang profesional untuk membangun dunia peternakan melalui kegiatan ilmiah bersama masyarakat dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga didalamnya tercipta suatu pembaharuan yang berarti bagi kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup masyarakat pada akhirnya.