Sumba, 17 April 2026 – Program Studi Ekonomi Pembangunan


Sumba, 17 April 2026 – Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Korupsi, Kemiskinan, dan Urgensi Good Governance: Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Kelembagaan” pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Universitas Kristen Wira Wacana Sumba mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WITA dan diikuti oleh 5 Dosen dan 95 mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan.
Kuliah umum ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Muana Nanga, yang membawakan materi terkait hubungan erat antara korupsi, kemiskinan, serta pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Humaniora (FEBH), Dr. Tumpal Pangihutan Situmorang. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu strategis pembangunan. “Korupsi dan kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan pendekatan multidisipliner. Melalui kuliah umum ini, kami berharap mahasiswa mampu melihat permasalahan tersebut secara lebih kritis dan komprehensif, khususnya dari perspektif ekonomi kelembagaan,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Dr. Muana Nanga dalam pemaparannya menjelaskan bahwa lemahnya tata kelola kelembagaan menjadi salah satu faktor utama yang memperparah praktik korupsi dan memperluas kemiskinan. “Good governance bukan hanya konsep normatif, tetapi menjadi kunci dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil dan efisien. Tanpa tata kelola yang baik, kebijakan pembangunan tidak akan berjalan optimal,” jelasnya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memiliki peran aktif sebagai agen perubahan dalam menciptakan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Di sisi lain, Senada dengan Dekan, Ketua Panitia kegiatan, Yuniarti Reny Renggo, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk lebih peduli terhadap isu-isu pembangunan di daerah,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif dari para peserta. Antusiasme mahasiswa menunjukkan tingginya minat terhadap isu korupsi, kemiskinan, dan tata kelola dalam konteks pembangunan ekonomi daerah. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Kristen Wira Wacana Sumba terus berkomitmen untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang kontekstual, kritis, dan relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.

